OPPO A37 Harga Terbaru dan Spesifikasi

OPPO A37 Harga Terbaru dan Spesifikasi

quotedstatements.com – Satu lagi Smartphone keluaran terbaru OPPO yaitu OPPO A37, variant OPPO A37 ini resmi rilis di Indonesia namun harganya dibandrol lebih murah dan terjangkau untuk para penggila selfie dari pada variant OPPO F1 dan F1 plus.  OPPO A37 ditunjukan untuk kelas entry level dan tidak masuk dalanm jajaran flagship seperti pendahulunya.

Spesifikasi yang dimiliki OPPO A37 tidak secanggih generasi F1. Variant OPPO A37 ini diperkuat dengan processor MSM 8916 quad-core dengan clockspeed 1.2 GHz serta didukung dengan kapasitas RAM sebesar 2 GB. Pada sisi grafis, OPPO mempercayakan GPU Adreno A360 untuk OPPO A37. Kapasitas storage internal yang dimiliki OPPO A37 tersedia 16 GB  dan masih diperluas dengan satu slot microSD maksimal hingga 128 GB.

OPPO A37 memiliki dimensi 143.1 x 71 x 7.68 mm dengan menggunakan material metal, masih sama dengan variant sebelumnya. Tidak hanya terlihat elegan dan mewah dengan desain unybody, OPPO A37  tergolong tipis dan ringan karena hanya berbobot 136 gram. Variant ini memiliki 2 pilihan warna yaitu gold dan pink gold.

Seperti smartphone android kelas entry-level pada umumnya OPPO A37 mengandalkan kamera utama beresolusi 8 MP dengan fitur pengambilan gambar Ultra HD yang mampu mengambil gambar tajam dan detail sementara pada bagian depan OPPO menyematkan kamera beresolusi 5 MP untuk berselfie pada OPPO A37. Untuk mengambil video variant ini mampu menghasilkan 1080p 30fps, dengan berbagai fitur yang terdapat pada kamera diantaranya  Geo-tagging, touch focus, face detection, panorama, dan HDR.

Untuk layar OPPO A37 memiliki ukuran 5 inchi 2.5 D dari IPS TFT yang beresolusi HD 720 x 1280 yang telah dbalut dengan Gorilla Glass 4 untuk melindungi smartphone ini dari http://www.pro.co.id/ goresan. Walaupun layar yang dimiliki berukuran biasa, penggunaan bezel yang tipis membuatnya smartphone android terbaru OPPO ini terlihat lapang. Dengan spesifikasi tersebut, harga OPPO A37 tergolong lebih ramah kantong dan rasional yaitu dibandol di angka USD$ 199 atau sekitar Rp. 2,6 jutaan.

Demikian sedikit informasi tentang OPPO A37 Harga Terbaru dan Spesifikasi. Semoga informasi diatas menjadi informasi yang bermanfaat dan menginspirasi.

Baca juga artikel lainnya :

Klasifikasi Media Pembelajaran Dalam Pendidikan

Klasifikasi Media Pembelajaran Dalam Pendidikan

quotedstatements.com – Ada banyak elemen yang sangat penting didalam dunia pendidikan. Selain guru yang dapat menjadi seorang pembimbing, faktor lain yang juga sangat penting didalam dunia pendidikan adalah kurikulum dan media pembelajaran. Kurikulum merupakan suatu elemen pedoman bagi guru untuk memberikan pengarahan dan pembelajaran bagi para siswa dan media dijadikan sarana penunjang apa yang nantinya disampaikan oleh sang guru.

Media yang tepat digunakan maka akan memberikan output yang sangat baik nantinya. Mengenai rumus simple present dan media pembelajaran didalam dunia pendidikan, ada beberapa klarifikasi media pembelajaran yang nantinya akan bisa didapatkan. Dengan klasifikasi ini pemetaan media pembelajaran akan bisa didapatkan.

Klasifikasi media pembelajaran menurut Azhar Arshad

Klasifikasi sumber belajar memang tidak jauh berbeda dengan bentuknya. Menurut Azhar Arshad media pembelajaran ini diantaranya :

  • Pesan (informasi yang ditransmisikan dalam pendidikan)
  • Orang (siapa yang melakukan transmisi)
  • Bahan (apakah yang menyimpan informasi yang diberikan dalam dunia pendidikan tersebut)
  • Alat (siapa atau apakah yang menyimpan informasi)
  • Teknik (bagaimana informasi tersebut ditransmisikan)
  • Lingkungan atau latar (dimana transmisinya)

Klasifikasi media pembelajaran menurut Rudy Bretz

Rudy Bretz sendiri memang mengklasifikasikan media berdasarkan beberapa unsur pokoknya diantaranya seperti suara, visual, dan juga gerak. Kemudian disamping itu juga, Bretz membedakan antara media siar dan juga media rekam dalam kaitannya dengan dunia pendidikan. Dengan begitu media menurut taksonomi dari Rudy Bretz kelompoknya ada beberapa bagian diantaranya media audio visual gerak, media audio visual diam, media audio semi gerak, media visual gerak, media visual semi gerak, media cetak dan juga media visual diam.

Klasifikasi media pembelajaran menurut Sudjana dan Ahmad Rifa’i

Sudjana dan juga Ahmad Rifa’i membedakan atau mengklasifikasikan media ke dalam beberapa kelompok yaitu media grafis (dua dimensi) misalnya gambar, grafik dan juga foto. Media sendiri ada tiga dimensi yang dilakukan, dan media tiga dimensi yang bisa digunakan diantaranya model susun dan model kerja.

Klasifikasi media pembelajaran menurut Soeparno

Media berdasarkan karakteristiknya dibedakan menjadi media yang punya karakteristik tunggal misalkan radio, media yang memiliki karakteristik ganda seperti TV dan juga film. Media pembelajaran didasarkan pada presentasi dibedakan menjadi lama presentasi yaitu presentasi sekilas seperti Tv dan presentasi tidak sekilas misalkan OHP. Media juga diklasifikasi berdasarkan pemakainya yang dibedakan menjadi media berdasarkan jumlah pemakai dan juga media berdasarkan usia dan sekaligus tingkat pendidikan pemakai media tersebut. Dalam hal ini disesuaikan atas kelompok siswa.

Demikian sedikit informasi tentang Klasifikasi Media Pembelajaran Dalam Pendidikan. Semoga informasi diatas menjadi informasi yang bermanfaat dan menginspirasi.

Baca juga artikel pendidikan lainnya :

Sistem Rangka Pada Sistem Anatomi Manusia

Jenis Sistem Rangka Pada Sitem Anatomi Manusia

Quotedstatements.Com  – Dalam struktur tubuh manusia terdapat beberapa sistem, salah satunya yaitu sistem rangka. Sistem rangka merupakan sistem yang berfungsi untuk menyimpan bahan mineral, tempat pembentukan sel darah, sebagi tempat melekatnya otot rangka, melindungi tubuh yang lunak dan menopang tubuh.

Sistem rangka pada manusia terdiri dari tengkorak, tulang rusuk, tulang belakang, rangka penopang tulang bahu, rangka penopang tulang pinggul, tulang anggota badan atas dan bawah.

Dalam tubuh tulang tulang membentuk menjadi sistem rangka. Kemudian, rangka tersebut bersama-sama menyusun kerangka tubuh.

Dapat dikatakan sistem rangka merupakan suatu sistem organ yang memberikan dukungan fisik pada makhluk hidup. Secara umum, sistem rangka pada umunya dibagi menjadi tiga tipe, yaitu eksternal, internal, dan basis cairan (rangka hidrostatik).

Sistem rangka manusia dibentuk dari tulang tunggal atau tulang gabungan seperti tengkorak yang ditunjang oleh struktur lain seperti ligamen, tendon, otot dan organ lainya.  Secara garis besar, rangka dibagi menjadi dua, yaitu rangka rangka aksial dan rangka apendikuler.

Rangka aksial

Rangka aksial merupakan susunan tulang yang letaknya sejajar dengan sumbu tubuh. Rangka aksial terdiri dari tulang belakang (vertebra), tulang tengkorak dan tulang rusuk.

Tulang belakang (vertebra)

Pada tulang belakang terdiri dari 7 ruas tulang leher (servikal), 12 ruas tulang punggung (toraks), 5 ruas tulang pinggang (lumbal), 5 ruas tulang kelangkang (sacrum), dan 4 ruas tulang ekor (coccigeus). Pada tulang kelangkang dan tulang ekor terdiri atas bebrpa ruas namun masing-masing tulang tersebut menyatu membentuk satu ruas.

Tulang tengkorak terdiri dari tulang tempurung kepala, tulang wajah, dan tulang telinga. Tulang tempurung berfungsi untuk melindungi otak yang terdiri dari 1 tulang dahi, 2 tulang ubun-ubun, 2 tulang pelipis, 1 tulang baji dan 2 tulang tapis. Sedangkan tulang penyusun wajah terdiri dari 2 tulang rahang atas, 2 tulang rahang bawah, 2 tulang air mata, 2 tulang langit-langit, 2 tulang pipi dna 2 tulang hidung.

Tulang Rusuk (Costae) dan tulang dada (sternum), http://ow.ly/xacL306rwkJ tulang tersebut berperan dalam melindungi struktur lunak yang terletak didalam rongga dada (thoraks). Tulang rusuk terdiri atas 7 pasang tulang rusuk sejati (costae vera), 3 pasang tulang rusuk palsu (costae spuria) dan 2 tulang rusuk melayang (costae fluctuantes), serta 3 bagian pada tulang dada yaitu taju pedang ( xifoid), bagian hulu (manubrium) yang berfungsi sebagai tempat melekatnya tulang selangka, dan bagian badan (gladiolus) yang berfungsi sebagai tempat melekatnya tulang rusuk sejati.

Rangka Apendikular

Rangka Apendikular adalah susunan tulang anggot atubuh yang terdiri atas rangka apendikular bagian atas dan bagian bawah. Rangka apendikular atas terdiri atas gelang bahu (pectoral girdle) dan tulang tangan.

Pada gelang bahu terdiri atas 2 tulang belikat (scapula) yang berhubungan dengan tulang rusuk dan 2 tulang selangka (clavicula) yang menghubungkan tulang selangka dengan tulang tulang dada.

Demikian penjelasan yang diberikan tentang Sistem Rangka Pada Sistem Anatomi Manusia .Terimakasih telah menyimak penjelasan diatas. Semoga dengan membaca artikel ini, dapat menambah pengetahuan para pembaca dan informasi yang diberikan bermanfaat.

Baca Juga : 

Cara Membuat Kandang Ternak Jangkrik

Teknik dan Cara Membuat Kandang Ternak Jangkrik

Quotedstatements.Com – Kandang merupakan salah satu hal utama yang harus anda siapkan sebelum melakukan pembudidayaan jangkrik. Kandang jangkrik biasanya dibuat berbentuk persegi panjang dengan ukuran tinggi sekitar 30 cm hingga 50 cm, lebar sekitar 60 cm hingga 100 cm dan panjang sekitar 120 cm hingga 200 cm, kandang tersebut dapat dibuat menggunakan kayu dengan rangka kaso.

Namun untuk menghemat biaya, dinding kandang dapat dibuat dengan papan triplek. Gabungkan masing-masing sudut triplek tersebut dengan lem agar tidak ada celah untuk jangkrik yang baru menetas untuk keluar.

Kandang biasa dibuat bersusun dengan bagian atas kandang dibuat bisa di buka dan di tutup dengan menggunakan engsel dan kandang bagian bawah memiliki setidaknya 4 kaki penyangga setinggi 10 cm dan kaki penyangga tersebut masing-masing diberi alas mangkuk yang diisi air atau minyak tanah ataupun setiap kaki penyangga dilumuri gemuk agar jangkrik ternak terhindar dari gangguan binatang lain seperti cicak, tikus, semut atau serangga yang lain.

Pada bagian sisi depan dan belakang diberi lubang ventilasi dengan ukuran 50 cm x 7 cm dan posisinya 10 cm dari bagian atas, ventilasi tersebut ditutup menggunakan kasa kawat halus agar jangkrik kecil tidak dapat kabur; pada http://www.faunadanflora.com/ sisi bagian kanan dan kiri kandang di beri cantelan untuk pegangan yang akan memudahkan dalam memindahkan kandang tersebut; untuk menghindari rayap beri isolasi plastik atau lakban mengelilingi sisi bagian dalam kira-kira 10 cm dari atas.

Setelah kandang jadi, untuk menjaga kondisi kandang agar seperti habitat asli jangkrik, dinding kandang diolesi dengan lumpur sawah dan diberikan daun-daun kering seperti daun pisang, daun timbul, daun sukun atau daun-daun yang lainnya atau juga bisa menggunakan karpet kertas bekas telur untuk menjadi tempat persembunyian jangkrik disamping untuk menghindari dari sifat kanibalisme dari jangkrik tersebut. Jangan lupa letakkan kandang pada tempat yang teduh dan gelap, karena jangkrik biasa beraktivitas pada malam hari dan jangan letakkan kandang tersebut pada tempat yang berada dibawah sinar matahari.

Demikian penjelasan yang diberikan tentang Cara Membuat Kandang Ternak Jangkrik .Terimakasih telah menyimak penjelasan diatas. Semoga dengan membaca artikel ini, dapat menambah pengetahuan para pembaca dan informasi yang diberikan bermanfaat.

Baca Juga :