Kedudukan dan Fungsi Al-Quran

quotedstatements.com – Allah SWT menurunkan kitab suci Al-Qur’an kepada Nabi sekaligus Rasul-Nya, yakni Nabi besar Muhammad SAW. Dalam bahasa, kata dari Al-Qur’an berarti bacaan atau suatu yang di baca. Dan adapun menurut istilah lain, Al-Qur’an itu merupakan firman Allah SWT yang telah diturunkan kepada Nabi terakhir yakni Nabi Muhammad SAW yang lafalnya itu merupakan mu’jizat, dan dianggap ibadah oleh mereka yang membacanya, dan telah di riwayatkan kepada kita dengan mutawattir serta di tulis dalam mushaf-mushaf yang diawali dari surah Al-Fatihah hingga Surah An-nas.

Kedudukan dan Fungsi Al-Quran

A. Nama-nama Al-Qur’an yang Masyhur

Kitab suci Al-Qur’an mempunyai beberapa nama lain selain dari namanya sendiri, yakni Al-Qur’an. Nama-nama tersebut ialah sebagai berikut:

a. Al-Furqan, yang berarti pembeda antara yang hak serta batil.
b. Al-Kitab.
c. Adz-Zikr, yang berarti peringatan bagi mereka yang lupa.
d. At-Tanzil, yang berarti diturunkan.
e. Shuhuf, yang berarti Lembaran-lembaran.

B. Kedudukan Al-Qur’an dalam Islam

Kedudukan Al-Qur’an dalam islam ialah sebagai sumber dari segala sumber hukum yang ada di muka bumi ini, sebagaimana firman Allah berikut ini:

Yang artinya:

“Hai orang-orang yang beriman, ta’atilah Allah dan ta’atilah Rasul [Nya], dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah [Al Qur’an] dan Rasul [sunnahnya], jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama [bagimu] dan lebih baik akibatnya.” (An-Nisa’ : 59) seputarpendidikan.com

C. Fungsi Al-Qur’an dalam Islam

Adapun fungsi dari Al-Qur’an itu ialah sebagai berikut:

1. Merupakan sebagai Hidayah dan petunjuk bagi umat manusia dalam menjalani kehidupan yang baik dan sebagai rahmat bagi seluruh semesta alam. Selain itu juga merupakan pembeda antara yang benar dan yang salah, Serta sebagai panduan dalam menyelesaikan sesuatu yang timbul atau mencuat ditengah-tengah masyarakat.

2. Merupakan sebagai mu’jizat terbesar dari Nabi Besar Muhammad SAW agar bisa membuktikan bahwa beliau itu merupakan Nabi sekaligus Rasul Allah, Serta Al-Qur’an adalah benar-benar firman Allah SWT yang tidak bisa ditandingi.

3. Merupakan sebagai Pemberi keputusan mana yang benar mengenai masalah yang diperselisihkan di kalangan para pemimpin-pemimpin agama, dari berbagai agama, dan sekaligus sebagai panduan dalam berbagai kepercayaan, pendapat-pendapat, anggapan-anggapan yang telah salah dan keliru yang terdapat pada bibel atau kitab-kitab lain yang dipandang suci oleh para penganutnya

4. Merupakan Sebagai pengukuh dan penguat kebenaran bahwa adanyan Kitab-kitab suci yang pernah diturunkan oleh Allah SWT sebelum kitab Suci Al-Quran, serta kebenaran tentang adanya para nabi serta rasul beserta kitab-kitab sucinya, yang masing-masing sudah tidak asli lagi, yang dikarenakan telah diubah-ubah oleh para pemuka serta pemimpin mereka
Sebagai penutup atas wahyu-wahyu yang telah diturunkan oleh Allah SWT kepada para Nabi dan Rasul-Nya. Maka dengan adanya Al-Qur’an tidak dibutuhkan wahyu-wahyu lainnya.

Baca Lainnya >>>