Pengertian Fosil Menurut Para Ahli

quotedstatements.com – Setiap makhluk hidup pasti akan mengalami kematian. Tidak hanya manusia akan tetapi hewan dan tumbuhan pun semua akan menemui kematiannya. Mulai dari masa pra sejarah hingga zaman modern seperti ini kita mengenal kematian.

Dunia ini telah berumur tua dan banyak sekali hewan maupun tumbuhan yang telah lama kemudian mati dan terkubur di dalam bumi. Dalam bumi terdapat banyak sendimen dan bebatuan yang umurnya lebih dari satu abad.

Ketika hewan dan tumbuhan yang mati, maka meraka akan masuk dan tertimbun ke dalam lapisan bumi dan tidak sedikit dari mereka yang akhirnya akan membeku dan menjadi fosil hingga saat ini.

Pengertian Fosil Menurut Para Ahli

Pengertian Fosil

Fosil sulit untuk dapat di temukan dipermukaan bumi dan untuk menemukannya kita harus menggali ke dalam tanah.

Fosil secara umum merupakan jejak atau sisa dari kehidupan baik yang langsung ataupun tidak langsung yang selanjutnya terawetkan di dalam lapisan kulit bumi, terjadinya secara alami dan memiliki umur geologi. Bahasa latin Fosil ialah Fossa yang artinya “menggali dari dalam tanah” merupakan sisa atau bekas dari makhluk hidup yang kemudian mengeras berubah menjadi batu atau mineral Pendidikan Mario Teguh

Agar dapat berubah menjadi fosil, sisa dari makhluk hidup harus segera tertutup oleh sendimen. Para pakar membagi fosil di menjadi beberapa macam seperti :

– fosil batu biasa yaitu fosil yang terbentuk dari dalam batu ambar
– fosil ter yaitu fosil yang terbentuk dari sumur ter La Bread di Kalifornia
– fosil hidup yaitu fosil dari hewan ataupun tumbuhan yang telah punah akan tetapi ternyata masih dapat di temukan.

Fosil yang paling sering di temukan ialah kerangka sisa seperti cangkang, gigi serta tulang. Fosil yang terdiri dari jaringan lunak sangat sulit untuk di temukan. Fosil di pelajari dalam ilmu pendidikan yakni paleontologi yang merupakan percabangan dari arkeologi.

Berdasarkan definisi,fosil harus memiliki syarat:

– Merupakan sisa dari organisme.

– Terawetkan yang di lakukan secara alami.

– Berkondisi padat pada umumnya.

– Umurnya lebih dari 11.000 tahun lamanya.

Pengertian Fosil Menurut Ahli

1. Leonardo da Vinci tahun 1452-1519

Leonardo da vinci ialah seorang pelukis kenamaan yang berasal dari Italia. Ia berpendapat bahwa fosil merupakan suatu bukti adanya makhluk hidup dan kehidupan di masa lalu.

2. Charles Darwin

Ia berpendapat kalau makhluk hidup yang terdapat pada lapisan bumi yang tua akan mengadakan perubahan bentuk yang di sesuaikan dengan lapisan bumi yang lebih muda. Karenanya pada lapisan bumi yang lebih muda ditemukan fosil yang berbeda dengan lapisan bumi yang lebih tua. Ini disebabkan karena adanya perbedaan iklim, tanah, dan faktor-faktor lain, maka terjadilah perubahan di permukaan bumi dengan bertahap yang menyebabkan adanya perubahan pula pada makhluk hidup untuk menyesuaikan diri.

3. George Cuvier tahun 1764-1832

George cuvier berpendapat bahwa pada masa tertentu telah diciptakan makhluk hidup yang berbeda dari masa ke masa lainnya. Makhluk hidup diciptakan khusus pada setiap zaman dan pada setiap zaman tersebut diakhiri dengan kehancuran alam. Pada setiap lapisan bumi akan dihuni oleh makhluk hidup yang berbeda dengan makhluk hidup pada lapisan bumi sebelumnya.

Proses Pembentukan Fosil

Fosilisasi merupakan semua proses yang melibatkan penimbunan makhluk hidup seperti hewan atau tumbuhan yang berada dalam sedimen, yang terakumulasi lalu mengalami pengawetan seluruh ataupun sebagian dari tubuhnya serta pada jejak yang di tinggalkannya. Fosil terjadi melalui proses:

1. Penggantian

Penggantian atau replacement merupakan penggantian mineral yang ada pada bagian keras dari suatu organisme seperti seperti pada cangkang. Cangkang berasal dari suatu organisme yang awalnya berupa kalsium karbonat lalu di gantikan oleh silica.

2. Perifaction

Perifaction ialah bagian lunak yang berada di batang tumbuhan lalu di gantikan oleh suatu presipitasi mineral yang telah terlarut di dalam air sendimen.

3. Karbonasi

Karbonasi merupakan suatu proses terhindarnya suatu matrial dari makhluk hidup yang terjatuh ke dalam lumpur rawa sehingga pada saat diagenesa materialia berubah menjadi cetakan karbon tetapi tidak merubah dari bentuk aslinya.

4. Percetakan

Percetakan terjadi pada saat proses diagenesa dari sisa tumbuhan atau hewan yang larut sehingga terjadi rongga seperti sebuah cetakan. Saat terisi oleh mineral maka akan tebentuklah hasil cetakan.

Syarat Terbentuknya Fosil:

– Memiliki bagian keras.

– Terhindar dari segala macam proses kimiawi.

– Tidak menjadi mangsa atau makanan dari binatang lain.

– Terendap dalam bebatuan yang memiliki butiran halus.

– Terawetkan di dalam batu sendimen.

– Terawet minimal 500.000 tahun dalam waktu geologi.

Baca juga :